ciaaaw. nama saya ridho ivan, penggila teori konspirasi dan traveling. segelintir orang yang rela menunda wisudanya demi berkeliling tanah air tercinta dan dunia. traveling itu seperti rokok yang mempunyai daya candu yang luar biasa hebat. jika anda sudah traveling sekali saja, mungkin anda ingin mengulanginya. saya fikir saya bukanlah seorang anak band ternama layaknya Jared Leto, artis papan atas layaknya Tom Cruise, penulis terkenal bak Dan Brown atau apalah. so, jika saya tua nanti apa yang harus saya ceritakan ke anak cucu saya kelak selain cerita traveling saya sewaktu muda.
Vatican Cameos ciaaawww
Rabu, 22 Januari 2014
Jumat, 17 Januari 2014
trip ke pulau kabung
Halo
sobat traveler, kali ini saya akan berbagi pengalaman trip ke pulau kabung,
Hidden paradise in west borneo beserta perincian pengeluaran nya. Hari kamis 15
Agustus 2013 kami memulai perjalanan menuju Pulau kabung pukul 05.00 menggunakan
Bus umum. Tujuan kami adalah teluk suak untuk menyeberang ke pulau kabung. Kami
sampai dan turun di teluk suak pukul 08.30. ternyata kami keliru untuk
penyebrangan ke pulau kabung, motor air hanya berlabuh di samudra indah atau
lebih dikenal dengan (SI). Jarak dari Pontianak ke SI sekitar 130KM. Jadi jika
traveler ingin bepergian ke pulau kabung jangan turun ke teluk suak melainkan
di Samudra Indah (SI). Kami melanjutkan
perjalanan ke samudra indah dari pukul 08.45 dan sampai di dermaga pukul 09.15.
karena penyebrangan ke pulau kabung tidak memiliki jadwal penyebrangan yang
tetap, jadi kami harus menunggu sampai kapal penuh dengan penumpang. Disaat
kami menunggu, kami berkenalan dengan bapak H. Abdul Musalam yang kebetulan
beliau adalah warga pulau kabung.
Kami
menunggu hingga 3 jam dan tepat pukul
12.15 kapal berangkat ke pulau kabung. Perjalanan dari Samudra Indah ke
Pulau Kabung memakan waktu ±45 menit. Tepat
pukul 13.00 kami sampai di pulau kabung, kami mulai kebingungan karena di pulau
tidak ada penginapan/hotel/homestay. Bersyukurlah kami bapak H.Abdul Massalam
mau menumpangkan kami menginap dirumahnya. Pak Haji memiliki empat anak tetapi
ketiga anaknya merantau dan tinggalah beliau bersama anak sulung perempuannya .
Setelah menyimpan ransel kami meminta izin ke bapak untuk berkeliling pulau. Rata-rata Masyarakat pulau kabung bermata pencaharian sebagai petani cengkeh
dan nelayan.keunikan lain di pulau kabung ialah banyak terdapat anjing,
anjing-anjing tersebut digunakan masyarakat sekitar untuk menakut-nakuti monyet yang merusak
pohon-pohon cengkeh dan menganggu warga, masyarakat pulau kabung mayoritas suku
bugis . kami sedikit terkejut di zaman secanggih ini di pulau tersebut masih
tidak dialiri listrik oleh PLN, oleh karena itu penduduk pulau menggunakan
genset untuk penerangan di malam hari. Sedangkan untuk kebutuhan minum dan Mck,
Masyarakat menggunakan air gunung untuk kebutuhan tersebut sehari-hari. Di Pulau kabung ada sekitar 380 KK (Kepala Keluarga). Di pulau ini hanya terdapat satu sekolah dasar
yang letaknya di selatan Pulau.
Tekstur
bibir pantai di pulau kabung berbatu-batu kecil dan memiliki alam bawah laut yang luar biasa. Saya sangat
merekomendasikan bagi para traveler pecinta alam bawah laut untuk
snorkeling/diving disini. Di. Setelah mendapatkan tempat yang lumayan enak
untuk bersantai, kami mengeluarkan alat masak dan alat snorkeling kami. Disaat
kami sibuk memasak , snorkeling, dan memancing anak-anak kampung sekitar
menghampiri kami yang penasaran dengan kegiatan yang kami lakukan. Kami ajak
bergabung untuk makan bersama dan bercerita seputar pulau. Setelah puas
snorkeling dan memancing kami di ajak berjalan menaiki bukit untuk mandi air
gunung. Tak terasa senja datang menghampiri, kami bergegas pulang ke rumah bapak
Haji.Pak Haji telah mempersiapkan makanan untuk kami, setelah makan kami bersiap
untuk sholat magrib berjamaah. pak haji menjadi imam di masjid tersebut dan
saya pribadi cukup sedih melihat jamaah masjid yang sangat sedikit. Setelah
sholat kami kembali ke rumah dan memulai perbincangan ringan dengan bapak,
setelah puas bercerita kami meminta izin ke bapak untuk memancing di steher.
Berbekal senter dan alat pancing kami hanya mendapat satu ikan kerapuh yang
ukurannya lumayan besar. Takut pulang terlalu malam, kami pun memutuskan
menyudahi kegiatan memancing kami pada pukul 21.00 dan kembali kerumah untuk
tidur.
Kami
bangun pukul 05.00 untuk melanjutkan perjalanan kami ke pulau lemukutan, untuk
perjalanan ke lemukutan, kami harus kembali ke teluk suak Karena hanya di sana
saja jasa penyeberangan untuk tujuan lemukutan. Pukul 06.00 kami sudah menunggu
di dermaga untuk kembali ke Samudra indah, sebelum pulang tak lupa kami ucapkan terimakasih kepada pak haji karena
beliau dengan ikhlas member kami izin bermalam di rumahnya. Kapal pun datang
pukul 06.30 dan kamipun betolak dari pulau kabung dan sampai di samudra indah
pada pukul 07.15. dari samudra indah kami menggunakan bus umum ke teluk suak
dan melanjutkan perjalanan ke pulau lemukutan.
Rincian Pengeluaran :
Bus
Umum Pontianak-Teluk suak : Rp. 30.000x2 (PP)
Bus
umum teluk suak-samudra indah : Rp. 5.000x2 (PP)
Penyeberangan
ke Pulau : Rp. 10.000x2 (PP)
Total
pengeluaran : Rp. 90.000
Catatan
:
1. Jika
traveler ingin berkunjung ke pulau kabung, jangan berhenti di teluk suak
melainkan di Samudera Indah karena untuk penyeberangan ke pulau kabung hanya
ada di samudera indah.
2. Beramah
tamahlah dengan orang yang ada di dalam motor air jika ingin mendapatkan
tumpangan GRATIS hehehe dikarenakan di pulau tidak memiliki homestay/hostel/penginapan
3. Jika
traveler ingin ke pulau dengan menggunakan motor, di samudera indah ada
warung/pondok yang menyediakan jasa penitipan sepeda motor.
4. Bagi
traveler yang memakai bus turun di SI harus berjalan sekitar ±15menit ke
dermaga, bisa juga menggunakan ojek Rp
5000/org
5. Selalu
menjaga kebersihan Pulau Kabung, karena masyarakat sekitar sangat merhatikan
kebersihan Laut dan Pulaunya.
Langganan:
Postingan (Atom)