Jumat, 17 Januari 2014

trip ke pulau kabung



Halo sobat traveler, kali ini saya akan berbagi pengalaman trip ke pulau kabung, Hidden paradise in west borneo beserta perincian pengeluaran nya. Hari kamis 15 Agustus 2013 kami memulai perjalanan menuju Pulau kabung pukul 05.00 menggunakan Bus umum. Tujuan kami adalah teluk suak untuk menyeberang ke pulau kabung. Kami sampai dan turun di teluk suak pukul 08.30. ternyata kami keliru untuk penyebrangan ke pulau kabung, motor air hanya berlabuh di samudra indah atau lebih dikenal dengan (SI). Jarak dari Pontianak ke SI sekitar 130KM. Jadi jika traveler ingin bepergian ke pulau kabung jangan turun ke teluk suak melainkan di Samudra Indah (SI).  Kami melanjutkan perjalanan ke samudra indah dari pukul 08.45 dan sampai di dermaga pukul 09.15. karena penyebrangan ke pulau kabung tidak memiliki jadwal penyebrangan yang tetap, jadi kami harus menunggu sampai kapal penuh dengan penumpang. Disaat kami menunggu, kami berkenalan dengan bapak H. Abdul Musalam yang kebetulan beliau adalah warga pulau kabung.
Kami menunggu hingga 3 jam dan tepat pukul  12.15 kapal berangkat ke pulau kabung. Perjalanan dari Samudra Indah ke Pulau Kabung memakan waktu  ±45 menit. Tepat pukul 13.00 kami sampai di pulau kabung, kami mulai kebingungan karena di pulau tidak ada penginapan/hotel/homestay. Bersyukurlah kami bapak H.Abdul Massalam mau menumpangkan kami menginap dirumahnya. Pak Haji memiliki empat anak tetapi ketiga anaknya merantau dan tinggalah beliau bersama anak sulung perempuannya . Setelah menyimpan ransel kami meminta izin ke bapak untuk berkeliling pulau.  Rata-rata Masyarakat pulau kabung  bermata pencaharian sebagai petani cengkeh dan nelayan.keunikan lain di pulau kabung ialah banyak terdapat anjing, anjing-anjing tersebut digunakan masyarakat sekitar  untuk menakut-nakuti monyet yang merusak pohon-pohon cengkeh dan menganggu warga, masyarakat pulau kabung mayoritas suku bugis . kami sedikit terkejut di zaman secanggih ini di pulau tersebut masih tidak dialiri listrik oleh PLN, oleh karena itu penduduk pulau menggunakan genset untuk penerangan di malam hari. Sedangkan untuk kebutuhan minum dan Mck, Masyarakat menggunakan air gunung untuk kebutuhan tersebut sehari-hari.  Di Pulau kabung  ada sekitar 380 KK (Kepala Keluarga).  Di pulau ini hanya terdapat satu sekolah dasar yang letaknya di selatan Pulau.
Tekstur bibir pantai di pulau kabung berbatu-batu kecil dan memiliki alam  bawah laut yang luar biasa. Saya sangat merekomendasikan bagi para traveler pecinta alam bawah laut untuk snorkeling/diving disini. Di. Setelah mendapatkan tempat yang lumayan enak untuk bersantai, kami mengeluarkan alat masak dan alat snorkeling kami. Disaat kami sibuk memasak , snorkeling, dan memancing anak-anak kampung sekitar menghampiri kami yang penasaran dengan kegiatan yang kami lakukan. Kami ajak bergabung untuk makan bersama dan bercerita seputar pulau. Setelah puas snorkeling dan memancing kami di ajak berjalan menaiki bukit untuk mandi air gunung. Tak terasa senja datang menghampiri, kami bergegas pulang ke rumah bapak Haji.Pak Haji telah mempersiapkan makanan untuk kami, setelah makan kami bersiap untuk sholat magrib berjamaah. pak haji menjadi imam di masjid tersebut dan saya pribadi cukup sedih melihat jamaah masjid yang sangat sedikit. Setelah sholat kami kembali ke rumah dan memulai perbincangan ringan dengan bapak, setelah puas bercerita kami meminta izin ke bapak untuk memancing di steher. Berbekal senter dan alat pancing kami hanya mendapat satu ikan kerapuh yang ukurannya lumayan besar. Takut pulang terlalu malam, kami pun memutuskan menyudahi kegiatan memancing kami pada pukul 21.00 dan kembali kerumah untuk tidur.

Kami bangun pukul 05.00 untuk melanjutkan perjalanan kami ke pulau lemukutan, untuk perjalanan ke lemukutan, kami harus kembali ke teluk suak Karena hanya di sana saja jasa penyeberangan untuk tujuan lemukutan. Pukul 06.00 kami sudah menunggu di dermaga untuk kembali ke Samudra indah, sebelum pulang tak lupa kami  ucapkan terimakasih kepada pak haji karena beliau dengan ikhlas member kami izin bermalam di rumahnya. Kapal pun datang pukul 06.30 dan kamipun betolak dari pulau kabung dan sampai di samudra indah pada pukul 07.15. dari samudra indah kami menggunakan bus umum ke teluk suak dan melanjutkan perjalanan ke pulau lemukutan.
Rincian Pengeluaran :
Bus Umum Pontianak-Teluk suak : Rp. 30.000x2 (PP)                     
Bus umum teluk suak-samudra indah : Rp. 5.000x2 (PP)
Penyeberangan ke Pulau : Rp. 10.000x2 (PP)
Total pengeluaran : Rp. 90.000

Catatan :
1.      Jika traveler ingin berkunjung ke pulau kabung, jangan berhenti di teluk suak melainkan di Samudera Indah karena untuk penyeberangan ke pulau kabung hanya ada di samudera indah.
2.      Beramah tamahlah dengan orang yang ada di dalam motor air jika ingin mendapatkan tumpangan GRATIS hehehe dikarenakan di pulau tidak memiliki homestay/hostel/penginapan
3.      Jika traveler ingin ke pulau dengan menggunakan motor, di samudera indah ada warung/pondok yang menyediakan jasa penitipan sepeda motor.
4.      Bagi traveler yang memakai bus turun di SI harus berjalan sekitar ±15menit ke dermaga, bisa juga menggunakan ojek  Rp 5000/org
5.      Selalu menjaga kebersihan Pulau Kabung, karena masyarakat sekitar sangat merhatikan kebersihan Laut dan Pulaunya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar